Masa Lalu
Pernah saya berpikir, ingin kembali ke masa lalu, mengulang sebuah kehidupan yang benar-benar menyenangkan dan penuh kebahagiaan saat itu. Kembali saya sejenak berpikir, segalanya telah hilang, hanya menjadi sebuah masa lalu. Masa lalu yang tidak akan pernah terulang sekali pun dalam kehidupan saya. Walaupun saat itu, saat dimana saya bisa melepaskan semua keresahan saya, seperti burung yang mengawang di angkasa.
Hidup terus bergulir, sama seperti sebuah roda sepeda yang akan terus
berputar, dan tidak akan pernah berhenti sampai nanti tiba pada
tujuannya. Setiap detik dalam kehidupan ini begitu berharga. Setiap saat episode
yang kita lalui pasti menyimpan sebuah makna yang mendalam. Begitu pun
saat ini, saat yang sedang saya lalui untuk menulis tulisan ini
merupakan bagian dari episode kehidupan yang saya lalui. Ingin sekali saya menulis semua kejadian dalam hidup saya, kebahagiaan yang pernah hadir dalam hidup saya. Cinta yang pernah menghiasi hati dan diri ini hingga saat ini. Dan pengorbanan orang-orang di masa lalu saya yang begitu memilukan.
Tapi, apa dayanya, jangankan untuk mengingat banyak hal dalam kehidupan masa lalu saya, untuk mengingat kejadian satu tahun lalu, tepat pada hari, jam, menit dan detik ini pun saya tak mampu. Begitu lemahnya diri ini. Diri yang senantiasa sombong dan tinggi hati ini. Diri yang selalu merasa hebat, dan selalu mengkhianati karunia Allah ini. Astagfirullah. Ampuni hamba Ya Allah.
Masa lalu adalah sebuah sejarah. Namun sejarah inilah yang menyebabkan kita berada disini saat ini. Apapun dan bagaimanapun kita saat ini adalah keputusan kita di masa lalu. Pilihan-pilihan yang ada di masa lalu kita telah menghantarkan kita pada diri kita kini. Dari berbagai pilihan yang ada saat ini, diri kita sekaranglah yang menjadi keputusan kita dulu. Maka satu hal yang ingin saya katakan "Bijaklah untuk memilih dan memutuskan seperti apa kita di masa depan kita nanti".
Banyak diantara kita yang menyesali keputusan yang pernah kita ambil di masa lalu. Keputusan yang amat bodoh pada saat itu, dan baru kita rasakan sekarang. Tapi coba renungkan kembali, seburuk apapun keputusan kita dulu, adalah keputusan yang terbaik yang bisa kita lalukan dengan apa yang kita miliki.
Kini kita telah berubah, pengalaman dan pengetahuan telah menghantarkan kita untuk lebih bijaksana dan berbahagia dalam hdup ini.
Jangan pernah menyesali masa lalu. Jangan pernah menginginkan masa lalu. Waktu terus berputar seiring akan bertambahnya usia kita. Dan hal inilah yang akan menghantarkan kita untuk lebih baik dalam menjalani setiap detik kehidupan kita.
Kebijaksanaan akan hadir dalam diri seseorang yang menginginkan dirinya bijaksana.
Yakinlah bahwa Allah selalu menginginkan yang terbaik untuk hamba-Nya.
Karena Allah mencintai kita, dan kita mencintai Allah.
Salam persahabatan
@alholid ^_^
Komentar
Posting Komentar