Sambutan Ketua BEM HIMAPENA 2014 (Pembekalan)

Bismillah,
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Innal hamdalillah, nahmaduhu wanasta’inuhu wanastagfiruh
Wa na’udzubillahi min syuri li anfusina. Wa min sayiati a’malina
Man yahdillahu fala mudhillalah, waman yudhlil hu fala hadiyalah
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa’ala alihi washahbihi ajma’in

Yth. Kepada Bapak Dr. Rasto, M.Pd. selaku Ketua Prodi Pendidikan Manajemen Perkantoran UPI.
Yth. Kepada Bapak Adman, M.Pd. selaku Pembina Kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Pendidikan Manajemen Perkantoran UPI.
Terimakasih kepada ketua seluruh undangan yang telah hadir.
Dan Terimakasih kepada seluruh pengurus HIMAPENA 2014.

Pembekalan hari ini bertema "Solitaritas Membentuk Sumber Daya Manusia HIMAPENA Berkualitas". Artinya bahwasanya ketika dalam sebuah organisasi ada yang namanya solidaritas, maka kemajuan organisasi itu akan meningkat. Dengan adanya solidaritas akan mendukung terciptanya kualitas. Sekedar informasi bahwa dalam kegiatan pembekalan ini tidak hanya dalam bentuk pematerian saja, namun juga diselipkan dengan hiburan dan games-games tertentu yang Insya Allah akan menguatkan solidaritas Pengurus HIMAPENA 2014.
             
Alfred Corzibski, beliau adalah seorang Ahli Matematika dari Polandia, beliau berkata "Peta bukanlah wilayah". Peta adalah persepsi atau pandangan kita, dan wilayah adalah kenyataan dalam hidup kita. Beliau membuat perumpamaan ini untuk menekankan kepada kita bahwa ketika kita mengubah persepsi, maka hidup kita pun akan berubah.

Banyak orang yang berkata bahwa waktu yang akan mengubah segalanya jadi lebih baik. Apakah benar? Jawabannya adalah TIDAK! Waktu tidak melakukan apapun, tapi cara kita memandang sesuatu dan pengalaman yang kita dapatkan yang membuat segalanya berubah.

Pernahkah kita mengingat kejadian di masa lalu, dan menganggap bahwa saat itu kita begitu bodah telah melakukannya. Setiap orang pasti pernah menyesali keputusan buruk yang dibuatnya. Tapi coba kita renungkan kembali, bahwa pertimbangan kita pada saat itu terbatas pada pengetahuan dan pengalaman yang kita miliki. Seburuk apapun keputusan itu merupakan hal terbaik yang bisa kita lakukan saat itu. Sekarang pengalaman dan pengetahuan kita telah bertambah. Seiring bertambahnya usia, kita akan memperoleh pengetahuan dan pengalaman-pengalaman baru yang akan membantu kita untuk lebih bijaksana dan berbahagia dalam hidup.
Begitu pun saat ini, saat kita berada dalam gedung ini untuk menerima ilmu dari orang-orang luarbiasa. Kejadian ini akan menambah pengalaman kita, dan akan kita rasakan manfaatnya nanti saat kita sudah berada di masa depan. Ini semua akan menjadi sejarah bagi hidup kita masing-masing. 

Izinkan di akhir pembicaraan saya ini untuk meneriakkan sebuah kata di bawah gedung mahasiswa yang luarbiasa ini.

Hidup Mahasiswa!

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jati Diri Mahasiswa

Aku dan Organisasiku

Tidak Ada Parsialisasi dalam Hukum Islam