Waktu Membatasi Segalanya


Banyak orang paham teori, namun sulit untuk mempraktikkannya. Sebagian besar kita salah dalam menggunakan waktu. Kenapa salah, karena waktu yang telah kita gunakan selama ini banyak terbuang sia-sia. Waktu itu ibarat sebuah pedang yang bila kita gunakan dengan baik, maka akan memberikan manfaat bagi kita. Sebaliknya, bila kita salah dalam menggunakan pedang itu, maka percayalah justru pedang itu yang akan membunuh dirimu sendiri. Ibnu Qayyim Al Jauziyah berkata, orang yang paling beruntung dalam menyikapi waktu memiliki 4 ciri utama:
1.      Mereka yang menghabiskan waktu, dan paham mengenai kebenaran.
2.      Mereka yang menggunakan waktunya untuk mengamalkan kebenaran.
3.      Mereka yang menggunakan waktunya untuk mendakwahkan kebenaran.
4.      Mereka yang menyikapi dan mengisi waktunya dan bersabar dalam memahami, mengamalkan dan mendakwahkan kebenaran.
Sungguh orang yang cerdas, biasanya pemikirannya sederhana, yang terpenting adalah apa yang dilakukannya adalah amal sholeh, kesibukannya adalah mendakwahkan kebenaran dan ia senantiasa sabar menyikapi hidupnya. Jangan pernah menyuruh orang lain untuk berubah, bila pada saat yang sama kita masih bergelimang dosa. Jangan meminta orang lain untuk melakukan yang terbaik, sementara pada detik itu untuk mengendalikan diri kita dari perbuatan maksiat pun masih sulit.
Jangan pernah menyalahkan waktu, bila suatu saat kau menemui penyesalan akibat kesalahan dalam memanfaatkan waktu serta tidak melakukan yang terbaik. Jangan pernah mengandalkan waktu, dengan berbicara “biarlah waktu yang akan mengubah diri ini dan keadaan ini”, karena waktu tidak mengubah apapun. Yang berubah adalah pemikiran dan tindakan kita akan sesuatu. Waktu hanya sebuah sarana Allah agar setiap insan menyadari bahwa kehidupan ini pun dibatasi, tak ada yang abadi.

Sungguh perubahan yang terbaik itu berasal dari diri sendiri. Cobalah menahan diri, kemudian kontrol diri. Memang tak mudah, tapi Allah Maha Tahu upaya yang kita lakukan. Tak mungkin Allah membiarkan hamba-Nya. Nanti pada saatnya, pasti Allah akan menolong kita, lalu menjaga diri kita dari hal-hal maksiat yang akan membahayakan diri kita sendiri. Karena ketika kita mengubah diri, maka sesungguhnya kita telah mengubah lingkungan sekitar kita. Manfaatkan waktumu sebaik mungkin, karena sungguh waktu membatasi segalanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jati Diri Mahasiswa

Aku dan Organisasiku

Tidak Ada Parsialisasi dalam Hukum Islam